Rabu, 13 Juni 2012

Kabupaten Hulu sungai utara


Profil Kabupaten Hulu Sungai Utara
         Hulu Sungai Utara di kenal sebagai salah satu kawasan daerah yang tertinggal dimana 80% luas wilayah nya berupa Rawa, sehingga dianggap tidak Produktif di sisi lain pertumbuhan penduduk lamban, pendapatan asli daerah (PAD) minim, apalagi setelah adanya pemekaran wilayah, kabupaten hulu sungai utara menjadi dua yakni kabupaten hulu sungai utara dan kabupaten balangan.

         Seandainya anda adalah seorang pengambil keputusan maka kemukakan upaya-upaya yang menurut anda dapat di kembangkan guna mewujudkan kabupaten hulu sungai utara yang lebih baik dengan berpijak pada karakteristik/ profol wilayah kabupaten hulu sugai utara.


Sebelum menjawab pertanyaan di atas terlebih dahulu kita harus mengetahui tentang profil kabupaten hulu sungai utara .

Letak Geografis, Iklim dan Curah Hujan
         Ditinjau secara geografis, Kabupaten Hulu Sungai Utara terletak pada koordinat antara 2º sampai 3º lintang selatan dan 115º sampai 116º bujur timur. Wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara terletak di daerah dataran rendah dengan ketinggian berkisar antara 0 m sampai dengan 7 m di atas permukaan air laut dan dengan kemiringan berkisar antara 0 persen sampai dengan 2 persen.

       Curah hujan di suatu tempat antara lain dipengaruhi oleh keadaan iklim, keadaan geografi dan perputaran/pertemuan arus udara. Jumlah curah hujan terbanyak di tahun 2005 terjadi pada bulan Februari yang mencapai 359 mm dan pada bulan April yang mencapai 351 mm dengan jumlah hari hujan masing-masing 14 dan 19.

Data penggunaan tanah pada tahun 2005 di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara, yaitu:

 * Kampung seluas 4.283 ha
 * Sawah seluas 23.853 ha
 * Kebun campuran 1.859 ha
 * Hutan rawa 29.711 ha
 * Rumput rawa 22.768 ha
 * Danau seluas 1.800 ha
 * Penggunaan lainnya seluas 1.224 ha

Luas Wilayah

Luas wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara adalah ± 892,7 km² atau hanya ± 2,38 persen dibandingkan dengan luas wilayah Provinsi Kalimantan Selatan.

         Dengan luas wilayah sebesar 892,7 km² ini, sebagian besar terdiri atas dataran rendah yang digenangi oleh lahan rawa baik yang tergenang secara monoton maupun yang tergenang secara periodik. Kurang lebih 570 km² adalah merupakan lahan rawa dan sebagian besar belum termanfaatkan secara optimal.
Kependudukan
Jumlah penduduk Kabupaten Hulu Sungai Utara berdasarkan hasil Sensus Penduduk Indonesia 2010 adalah 209.037 jiwa tersebar di 219 kelurahan/desa. Kabupaten dengan luas wilayah 892,7 km² ini memiliki kepadatan penduduk (population density) 220 jiwa per km² dan rata-rata setiap keluarga terdiri dari 4 orang. Laju pertumbuhan penduduk Hulu Sungai Utara antara tahun 2000–2010 sebesar 0,61% dan merupakan urutan terendah untuk kabupaten/kota di Kalimantan Selatan.
Lain-lain
Di kabupaten ini terkenal dengan dengan fauna khasnya, yaitu Itik Mamar atau itik Alabio dan kerbau rawa (Latin: Bubalus bubalis) di kecamatan Danau Panggang dan kecamatan Paminggir.


       Sebagaimana kita maklumi bersama keadaan Geografis daerah hampir 80% merupakan daerah rawa,dengan wilayah terbanyak berada di kecamatan Danau Panggang, Babirik, dan Paminggir.Yang di tinjau dari segi pemanfaatannya hanya di pergunakan sebagian kecil oleh masyarakat untuk perikanan dan pertanian serta sebagian besar lagi belum dikelola dengan baik.

      Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Hulu Sungai Utara sangat menuntut pemikiran kita bersama untuk memberikan solusi kepada pemerintah daerah yang di harapkan sebagai bahan pertimbangan dalam mengelola segala potensi daerah khususnya pemanfaatan daerah rawa yang belum potensial menjadi daerah rawa yang dapat memberikan kesejahteraan bagi masyarakatnya.


Adapun batas-batas wilayah kabupaten Hulu Sungai Utara adalah sebelah Utara berbatasan dengan propinsi Kalimantan Tengah dan kabupaten Tabalong; sebelah Selatan berbatasan dengan kabupaten Hulu Sungai Selatan dan kabupaten Hulu Sungai Tengah; sebelah Timur berbatasan dengan kabupaten Balangan; dan sebelah Barat berbatasan dengan kabupaten Barito Selatan propinsi Kalimantan Tengah.

Dari total luas wilayah yang ada di kabupaten Hulu Sungai Utara, sebagian besar terdiri atas dataran rendah yang digenangi oleh lahan rawa baik yang tergenang secara monoton maupun yang tergenang secara periodik. Kurang lebih 570 km persegi adalah merupakan lahan rawa dan sebagian besar belum termanfaatkan secara optimal.

Dengan memberdayakan semaksimal mungkin semua potensi yang ada pada hamparan rawa yang menyatu dengan kawasan rawa diharapkan dapat meningkatkan perekonomian HSU. Karena hamparan rawa yang cukup luas atau sejauh mata memandang itu bukan cuma saja potensial dengan sumber daya hayati perikanan, tapi juga berpotensi untuk multi agri bisnis, seperti pengembangan peternakan unggas jenis Itik Alabio dan kerbau.
Selain itu, usaha pertanian tanaman pangan, seperti bercocok tanam padi, terlebih dengan keberadaan Polder Alabio dan dapat berfungsi baik, maka tata air rawa sekitar kawasan tersebut bisa diatur.
dari total luas lahan yang ada di kabupaten Hulu Sungai Utara sebagian besar adalah merupakan hutan rawa dan sebagian besar lainnya merupakan lahan sawah. Hal ini menunjukkan bahwa kabupaten Hulu Sungai Utara merupakan daerah agraris.

Jadi lahan rawa dapat kita gunakan sebagai alternatif mata pencaharian masyarakat ditengah sulitnya mencari pekerjaan,pemerintah harus sangat memerhatikan dan menggunakannya dengan tepat sasaran sehingga lahan rawa tersebut di gunakan masyarakat dengan terkoordinir sehingga berjalan dgn baik.

Batas Wilayah Administrasi
 Kabupaten yang terletak di bagian utara Provinsi Kalimantan Selatan ini memiliki batas-batas wilayah:

Sebelah utara                : Kabupaten Barito Selatan dan Kab. Tabalong,
 Sebelah selatan            : Kabupaten Hulu Sungai Selatan dan Kab. Hulu Sungai Selatan;
 Sebelah timur               : Kabupaten Balangan,
 Sebelah barat               : Kabupaten Barito Selatan (Provinsi Kalimantan Tengah).

Letak Geografi
 Kabupaten Hulu Sungai Utara secara geografis terletak antara koordinat 2°17 sampai 2°33 Lintang Selatan dan antara 114°52 sampai 115°24 bujur Timur.  Kabupaten Hulu Sungai Utara mempunyai luas wilayah 892,7 km2 atau hanya 2,38 persen dari luas wilayah Provinsi Kalimantan Selatan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar